Pengenalan Kode HTML
ARTIKEL INTERNET
Pengenalan Kode HTML
Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini:
<HTML>
</HTML>
Masing-masing baris di atas disebut tag. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-mark-up (memoles) teks ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda kurung runcing. Ada tag pembuka yaitu <HTML> dan ada tag penutup yaitu </HTML> yang ditandai dengan tanda slash (garis miring) di depan awal tulisannya. Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut adalah isi dari dokumen HTML.
Perlu anda ketahui bahwa tag-tag html dapat ditulis dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Artinya, penulisan <HTML> atau <html> atau <Html> sama saja hasilnya. Namun perlu selalu diingat bahwa penulisan tag yang salah meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen HTML anda, bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.
Sekarang kita akan beralih pada tag selanjutnya. Tambahkanlah tag seperti berikut:
<HTML>
<BODY>
</BODY>
</HTML>
Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag <BODY>. Coba tuliskan:
<HTML>
<BODY>
Belajar HTML itu mudah.
</BODY>
</HTML>
Sekarang simpanlah file ini dengan meng-klik menu File lalu Save As. Pada kotak dialog yang muncul, terlebih dahulu klik anak panah kecil di ujung kanan kotak Save as type kemudian pilih All Files (*.*). Setelah itu, isilah kotak File name dengan nama file yang anda inginkan misalnya: latih1.htm. Jangan lupa penambahan ekstensi .htm di belakang nama file!
Akhirnya, klik tombol Save maka file akan tersimpan sebagai dokumen web. Kini, tutuplah program Notepad anda. Sekarang bukalah lagi program browser (Internet Explorer) selain jendela browser yang anda baca ini. Klik menu File lalu Open. Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Browse. Cari dan pilih file latih1.htm lalu klik Open. Nah, lihatlah hasil karya anda yang pertama!
Belajar HTML itu mudah.
Apakah tag BODY fungsinya sekedar penanda tubuh atau isi dari dokumen web? Tidak, dalam tag BODY ini bisa kita sisipkan bermacam-macam atribut yang akan berpengaruh terhadap format atau tampilan halaman web secara keseluruhan. Pada kesempatan ini kita mengambil contoh bagaimana mengubah warna latar belakang dan warna tulisan dari halaman web dengan penambahan atribut ke dalam tag BODY.
Sekarang lihatlah kembali browser anda yang sedang menampilkan file latih1.htm tadi. Klik menu View lalu Source. Dengan instruksi ini akan muncullah program Notepad yang di dalamnya tampak source code atau kode-kode HTML yang tadi anda buat. Misalnya kita akan menjadikan halaman web latih1.htm ini menjadi berwarna latar belakang kuning dengan tulisan berwarna merah. Untuk itu, kita perlu menambahkan atribut BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut:
<HTML>
<BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
Belajar HTML itu mudah.
</BODY>
</HTML>
Simpanlah kembali file ini (klik File lalu Save). Untuk melihat bagaimana hasilnya, pergilah lagi ke program browser yang menampilkan halaman web latih1 tadi. Klik menu View lalu Refresh atau klik tombol Refresh pada toolbar atau bisa juga dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Dengan demikian, browser akan memanggil ulang file latih1 yang kini sudah mengalami perubahan. Maka akan tampaklah hasilnya:
| Belajar HTML itu mudah |
Perlu diketahui bahwa penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan bisa pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Berikut ini adalah 16 nama warna beserta kodenya dalam format heksa (harap diingat bahwa tulisan 0 adalah angka nol, bukan huruf O).
| black | #000000 | blue | #0000FF | olive | #808000 | lime | #00FF00 |
| white | #FFFFFF | fuchsia | #FF00FF | green | #008000 | maroon | #800000 |
| red | #FF0000 | gray | #808080 | teal | #008080 | purple | #800080 |
| yellow | #FFFF00 | silver | #C0C0C0 | navy | #000080 | aqua | #00FFFF |
Untuk warna putih sengaja saya kasih warna abu -abu, soalnya kalo dikasih warna putih, kodenya ndak keliatan kan? Tapi kodenya tetap #FFFFFFkok. Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut:
<HTML>
<BODY BGCOLOR="#FFFF00" TEXT="#FF0000">
Belajar HTML itu mudah.
</BODY>
</HTML>
Dengan menggunakan kode warna heksa, variasi warna yang dibuat bisa lebih banyak. Klik di sini untuk melihat daftar kode warna yang lainnya!
Demikianlah sekilas fungsi tag BODY. Sekarang bukalah kembali source code alias kode-kode HTML. Masih ingat, kan caranya? (Klik menu View lalu Source). Tambahkanlah tag-tag berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE></TITLE>
</HEAD>
<BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
Belajar HTML itu mudah.
</BODY>
</HTML>
Huruf
Dalam latihan kedua ini, kita akan mempelajari beberapa tag yang relatif mudah diingat. Tag-tag ini berfungsi untuk mengubah tipe huruf yaitu menebalkan (bold), membuat tulisan miring (italic) atau memberi garis bawah (underline). Buka lagi program Notepad kemudian tuliskan seperti berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tipe-tipe
Teks</TILE>
</HEAD>
<BODY>
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan
dalam
penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut
ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris
bawah. Bisa
pula dua tipe huruf dipadukan misalnya
tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah
atau tulisan miring
dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula
ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi
satu berupa tulisan
tebal, miring dan bergaris bawah.
</BODY>
</HTML>
Simpanlah file tersebut. Jangan lupa mengikuti langkah-langkah cara menyimpan file HTML yang sudah kita pelajari dalam latihan pertama dahulu. Setelah file tersimpan, bukalah file tersebut dengan program Internet Explorer. Perhatikanlah bahwa semua tulisan dalam dokumen tersebut masih seragam. Kini, kita akan melakukan sedikit perubahan pada beberapa kata dan kalimat yang ada di situ sehingga menjadi seperti ini:
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawahtulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah. atau
Bagaimana caranya? Bukalah source code dari dokumen tadi (tekan F5), kemudian tambahkan tag-tag berikut. Tag-tag tersebut adalah :
- <B> untuk menebalkan (bold) tulisan,
- <I> untuk memiringkan (italic) tulisan dan
- <U> untuk menggaris-bawahi (underline) tulisan
Sehingga hasilnya akan seperti ini :
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tipe-tipe
Teks</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering
digunakan dalam
penulisan dokumen apa saja. Ketiga
tipe tersebut ialah tulisan <B>tebal</B>,
tulisan
<I>miring</I> dan tulisan <U>bergaris bawah</U>.
Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya
tulisan <B>
<I>tebal dan miring</B></I>, tulisan <B><U>tebal dan
bergaris
bawah</B></U> atau tulisan <I><U>miring dan
bergaris bawah</I></U>. Bahkan bisa pula
ketiga tipe
tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa
tulisan <B><I><U>tebal, miring
dan bergaris bawah</B></I></U>.
</BODY>
</HTML>
Setelah anda menambahkan semua tag-tag tersebut, simpan (Save) file source code itu kemudian lakukan Refresh pada dokumen web yang tampak pada program browser anda. Lihatlah hasil perubahannya! Andaikata ada yang tidak beres, coba perhatikan baik-baik penulisan tag-tag anda, mulai dari tag pembuka <HTML> hingga </HTML> jangan sampai ada yang salah tulis meskipun satu karakter. Misalnya: bila tag </TITLE> anda tulis </TILE> maka browser tidak akan menampilkan tulisan apa-apa dalam dokumen anda. Kalau tidak percaya, cobalah menulis source code yang salah seperti itu, simpan (save) kemudian refresh dokumen anda dan lihatlah hasilnya!
Untuk lebih mempermantap keterampilan yang anda dapatkan dari latihan kedua ini, ada baiknya anda mencoba membuat dokumen HTML berikut ini. Buatlah dokumen dengan judul (titel): Pemantapan Tipe-tipe Teks, yang isinya adalah tulisan seperti berikut:
Karena file-file HTML sebenarnya adalah file-file ASCII biasa, maka anda dapat menggunakan editor-editor teks sederhana seperti WordStar (WS), Notepad, MS Write, dan lain-lain. Editor-editor teks tersebut dapat membimbing anda mempelajari kode-kode HTML secara luar dalam. Akan tetapi mungkin anda sedikit frustrasi karena harus mengetik semua kode HTML baris per baris yang dalam perkembangannya akan menjadi sangat rumit. Meski demikian, menggunakan teks editor untuk membuat halaman web adalah cara terbaikstruktur file HTML untuk benar-benar mengerti tentang
Bila anda sudah menyimpannya, bukalah dan lihatlah hasilnya dalam program browser. Sudah samakah?
Variasi Font
Tanpa campur tangan kita, dokumen HTML menggunakan font default dari Windows (Sistem Operasi Komputer) atau browser (Internet Explorer), biasanya Times New Roman dengan ukuran 12 point. Kita bisa mengubah jenis, warna dan ukuran font sesuai dengan selera kita menggunakan tag <FONT> diikut dengan atribut-atributnya. Misalnya untuk mengubah jenis font kita gunakan atribut FACE:
| <HTML><BODY> Ini adalah font <FONT FACE="Arial">Arial</FONT>, ini adalah font <FONT FACE="Verdana">Verdana</FONT>, dan ini adalah font <FONT FACE="Impact">Impact</FONT> </BODY></HTML> |
Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:
| Ini adalah font Arial, ini adalah font Verdana, dan ini adalah font Impact |
Untuk mengubah ukuran font, gunakan atribut SIZE:
| <HTML><BODY> <FONT SIZE="1">Font Size 1</FONT>, <FONT SIZE="2">Font Size 2</FONT>, <FONT SIZE="3">Font Size 3</FONT>, <FONT SIZE="4">Font Size 4</FONT>, <FONT SIZE="5">Font Size 5</FONT>, <FONT SIZE="6">Font Size 6</FONT>, <FONT SIZE="7">Font Size 7</FONT> </BODY></HTML> |
Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:
| Font Size 1, Font Size 2, Font Size 3, Font Size 4, Font Size 5, Font Size 6, Font Size 7 |
Sedangkan untuk mengubah warna tulisan, menggunakan atribut COLOR:
| <HTML><BODY> <FONT COLOR="blue">Tulisan warna biru</FONT>, <FONT COLOR="red">Tulisan warna merah</FONT>, <FONT COLOR="yellow">Tulisan warna kuning</FONT> </BODY></HTML> |
Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:
| Tulisan warna biru, Tulisan warna merah, Tulisan warna kuning |
Dalam satu tag FONT kita bisa menggabungkan lebih dari satu atribut. Perhatikan contoh berikut:
| <HTML><BODY> <FONT FACE="Arial" SIZE="2">Font Arial ukuran 2</FONT>, <FONT FACE="Verdana" COLOR="red">Font Verdana warna merah</FONT>, <FONT FACE="Impact SIZE="5" COLOR="blue">Font Impact ukuran 5 warna biru</FONT> </BODY></HTML> |
Bila dilihat dalam browser, akan tampak seperti ini:
| Font Arial ukuran 2, Font Verdana warna merah, Font Impact ukuran 5 warna biru |
Header
Header adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut:
<HTML>
<BODY>
<H1>Header level 1</H1>
<H2>Header level 2</H2>
<H3>Header level 3</H3>
<H4>Header level 4</H4>
<H5>Header level 5</H5>
<H6>Header level 6</H6>
</BODY>
</HTML>
Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
Header level 1
Header level 2
Header level 3
Header level 4
Header level 5
Header level 6
Biasakanlah menggunakan tag header ini dalam setiap judul yang ingin kamu buat, search engine sangat menyukai header ini dalam mempermudah mereka menemukan situs kamu nantinya.
Paragraph
Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya, untuk membuat baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana dengan dokumen HTML? Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:
<HTML>
<BODY>
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
</BODY>
</HTML>
Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya hanya seperti ini:
Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.
Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:
<HTML>
<BODY>
Baris pertama<br>
Baris kedua<br>
Baris ketiga
</BODY>
</HTML>
Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code latih4.htm menjadi seperti ini:
<HTML>
<BODY>
Baris pertama<br><br>
Baris kedua<br><br>
Baris ketiga
</BODY>
</HTML>
Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua
Baris keempat
Di sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:
<HTML>
<BODY>
Paragraf pertama <P>
Paragraf kedua <P>
Paragraf ketiga
</BODY>
</HTML>
Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:
Paragraf pertama
Paragraf kedua
Paragraf ketiga
Dengan berpatokan pada contoh penggunaan tag <P> di atas, cobalah buat file HTML dengan menggunakan Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak di browser seperti ini:
World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai browser).
Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
Bila anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang berarti anda akan bisa membuat source code untuk menghasilkan tulisan-tulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira sebagai berikut:
<HTML><BODY>
<B>World Wide Web</B> (WWW) merupakan sebuah
sistem dimana informasi (teks, gambar, suara,
dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk
<I>hypertext</I> dan dapat diakses oleh sebuah
peraga WWW (yang sering disebut sebagai
<U>browser</U>).
<P>Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam
bentuk HTML (Hypertext Markup Language).
Selain itu, informasi lain dapat berupa: gambar
(dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam
format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya
(seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
</BODY></HTML>
Simpanlah file di atas kemudian buka dalam browser.
Tampil Apa Adanya
Bagaimana kalo ternyata kamu butuh tampilan yang membutuhkan banyak spasi dan tak bisa diwakili oleh perintah2 HTML diatas? Misalnya kamu pengen bikin tampilan seperti ini :
^
| |
@#####@
(### ###)-.
.(### ###) \
/ (### ###) )
(=- .@#####@|_--"
/\ \_|l|_/ (\
(=-\ |l| /
\ \.___|l|___/
/\ |_| /
(=-\._________/\
\ /
\._________/
# ---- #
# __ #
\########/
MOVE AND I SHOT!!!
Maka gunakanlah tag <PRE>, sehingga untuk menampilkan hasil seperti diatas, kode sumbernya sebagai berikut :
<HTML>
<BODY>
<PRE>
^
| |
@#####@
(### ###)-.
.(### ###) \
/ (### ###) )
(=- .@#####@|_--"
/\ \_|l|_/ (\
(=-\ |l| /
\ \.___|l|___/
/\ |_| /
(=-\._________/\
\ /
\._________/
# ---- #
# __ #
\########/
MOVE AND I SHOT!!!
</PRE>
</BODY>
Selamat mencoba !!
Alignment atau Perataan
Dalam tulisan cetak, dikenal tiga atau empat macam perataan yaitu rata kiri (align left), di tengah (center), rata kanan (align right) dan rata kiri dan kanan (justify). Tag Header dan Tag Paragraf dapat disisipi dengan atribut align untuk melakukan perataan ini.
Contoh atribut perataan dalam tag header:
<HTML><BODY>
<H1>Header level 1</H1>
<H2 align="center">Header level 2</H2>
<H3 align="right">Header level 3</H3>
</BODY></HTML>
Bila dilihat dalam browser, tampak seperti ini:
Header level 1
Header level 2
Header level 3
Contoh atribut perataan dalam tag paragraf:
<HTML><BODY>
<P>paragraf rata kiri adalah default</p>
<P align="center">paragraf di tengah</p>
<P align="right">paragraf rata kanan</p>
<P align="justify">paragraf rata kiri dan kanan</p>
</BODY></HTML>
Hasilnya seperti yang anda bayangkan:
paragraf rata kiri adalah default
paragraf di tengah
paragraf rata kanan
paragraf rata kiri dan kanan
Membuat Daftar
Ada dua macam daftar item yaitu daftar item tak berurut (bullet) dan daftar item berurut (numbering).
Contoh daftar item tak berurut (bullet):
- item pertama
- item kedua
- item ketiga
Contoh daftar item berurut (numbering):
- item pertama
- item kedua
- item ketiga
Untuk membuat daftar item tak berurut kita gunakan tag <UL> sedang untuk membuat daftar item berurut digunakan tag <OL>. Adapun setiap item ditandai dengan tag <LI>.
Beginilah kode sumber untuk daftar item tak berurut di atas:
| <ul> |
Dan beginilah kode sumber untuk daftar item berurut di atas:
| <ol> |
Kita pun dapat membuat daftar item bertingkat atau daftar item di dalam daftar item. Contohnya sebagai berikut:
|
Untuk membuat daftar item bertingkat seperti di atas tidak ada penambahan tag atau atribut apa-apa. Yang dilakukan hanyalah menempatkan tag-tag daftar item tingkat bawah di dalam daftar item tingkat di atasnya. Untuk jelasnya beginilah source kodenya:
| <ul> <li>item kedua</li> |
Penulisan kode-kode HTML di atas sengaja kita beri spasi agak ke dalam, agar lebih mudah dibaca dan dimengerti mana yang level pertama, kedua dan seterusnya. Sebenarnya, tanpa pemberian spasi, hasilnya dalam browser tetap akan menggunakan spasi agak ke dalam untuk level-level di bawahnya.
Cara yang sama dilakukan untuk membuat daftar item berurut bertingkat. Kita tinggal mengganti tag <UL> dengan tag <OL> maka hasilnya akan seperti ini:
|
Dari contoh daftar item tak berurut yang bertingkat di atas, kita lihat bahwa secara default, browser akan menampilkan gambar (bullet) bulatan hitam untuk item-item level pertama, lingkaran untuk untuk item-item level kedua, dan kotak hitam untuk item-item level ketiga. Sebenarnya kita pun bisa memilih sendiri bullet jenis apa yang kita ingin gunakan dengan menambah atribut TYPE dalam tag <UL>. Rumusnya: <UL TYPE="jenis bullet">. Dimana nama bullet ada tiga macam: "disc" untuk bulatan hitam, "circle" untuk lingkaran, dan "square" untuk kotam hitam. Jadi bila kita ingin membuat daftar item semacam ini:
|
Maka kita menuliskan kode-kode HTML sebagai berikut:
| <ul type="square"> |
Untuk daftar item berurut (numbering), jenis angkanya pun dapat diganti dengan menggunakan atribut yang sama. Jadi rumusnya: <OL TYPE="jenis angka">. Sedangkan jenis angkanya diisi dengan angka 1, A, a, I, atau i tergantung selera kita. Contoh:
| <ol type="I"> |
Akan menghasilkan daftar item sebagai berikut:
|
Sekian pelajaran tentang bullet dan numbering.
Menyisipkan Gambar
Sekarang kita akan belajar menyisipkan gambar ke dalam website kita. Sekarang sebagai contoh, kita akan membuat website yang hasilnya kira-kira seperti ini :
Selamat Datang diPUSAT KALIGRAFI |
Nah, tahu kan kira-kira seperti apa scriptnya? Baiklah, sebelum saya kasih source codenya, kita akan kasih tahu dulu cara memasukkan gambar pada website. Berikut ini adalah kode untuk memasukkan gambar :
<img src="/file_gambar" />
Gampang kan? Nah, misalnya dari contoh diatas, file gambar yang digunakan bernama kaligrafi.gif, maka codenya adalah sebagai berikut ;
<img src="/kaligrafi.gif" />
Ingat, file gambar harus diletakkan di folder yang sama dengan file htmlnya. Jadi misalkan file htmlnya berada di D:\website\ maka file gambar juga harus diletakkan di folder tersebut.
Atribut Gambar
Gambar yang kita sisipkan, bisa kita atur tampilannya. Berikut ini atribut yang bisa kita terapkan untuk gambar kita :
- border - untuk memberi bingkai pada gambar
- width - mengatur lebar gambar
- height - mengatur tinggi gambar
- alt - memberi text alternatif bila gambar tak berhasil dimunculkan pada website (biasanya karena pengunjung menghilangkan fungsi menampilkan gambar)
- title - memberi text penunjuk keterangan gambar. Saat pengunjung mengarahkan kursor pada gambar, maka akan muncul tulisan yang menerangkan gambar tersebut.
Berikut ini contoh penggunaan atribut gambar :
<img src="/kaligrafi.gif" border="2" />

<img
src="/kaligrafi.gif" width="50" />

<img src="/kaligrafi.gif" height="50"
/>

<img src="/kaligrafi.gif" title="Gambar kaligrafi" />

Coba arahkan kursor ke gambar diatas dan sebuah tulisan "Gambar kaligrafi" akan muncul. Untuk alt, sengaja tak ditampilkan disini karena hasilnya akan sama aja di layar.
Membuat background gambar
Seperti contoh diatas, kita akan menempatkan gambar sebagai background website kita. Maka kita perlu menyisipkan kodenya di tag <BODY> sehingga hasilnya sebagai berikut :
<HTML>
<BODY
BACKGROUND="background.gif">
Test gambar
background
</BODY>
</HTML>
Membuat text berjalan
Format pembuatan teks berjalan adalah sbb :
<MARQUEE>text yang ditampilkan</MARQUEE>
Sementara, atribut yang bisa digunakan :
- BGCOLOR="warna" => menentukan warna background
- DIRECTION="left|right|up|down" => menentukan arah gerakan text
- BEHAVIOR="scroll|slide|alternate" => mengatur perilaku gerakan text (scroll = berputar, slide = bergerak sekali lalu berhenti, = text bergerak ke kiri dan kanan) alternate
- TITLE="pesan" => Pesan yang akan muncul saat mouse berada diatasnya
- SCROLLAMOUNT="angka" => mengatur kecepatan gerak dalam pixel, makin besar angka semakin cepat gerakannya.
- SCROLLDELAY="angka|-1|infinite" => mengatur jumlah perulangan gerakan
- WIDTH="lebar" => mengatur lebar blok text dalam pixel atau persen
- HEIGHT="angka" => mengatur tinggi blok text dalam pixel
Sebagai contoh lihat script berikut :
<MARQUEE WIDTH="70%" HEIGHT="30" BGCOLOR="red" DIRECTION="left"
LOOP="-1" BEHAVIOR="scroll" SCROLLAMOUNT="2">
Text yang akan ditampilkan
</MARQUEE>
Membuat formulir
Formulir dalam HTML sangat diperlukan untuk memasukkan data ke dalam database. Tapi yang jadi masalah, HTML nggak bisa menangani database. Untuk menangani database kamoe bisa menggunakan script ASP, PHP ataupun CGI tapi gue saranin 'tuk menggunakan PHP karena paling mudah and nggak rumit-rumit amat.
Trus, knapa pembuatan formulir ini diajarin di kelas HTML ?? Sebab, yang bisa bikin Formulir cuman HTML doang. Kalo PHP nggak bisa. PHP hanya bisa menampilkan tag-tag HTML aja... jadi tag form ini murni milik HTML..hehehe...
Sebelum bikin formulir kita musti ngasih tahu dulu ke browser kalo bakal ada formulir di website kita, gunain aja tag berikut :
<FORM ACTION="file_tujuan" METHOD="post|get">
...
</FORM>
file_tujuan adalah alamat file tempat memproses file. Bila anda anggota Geocities (http://www.geocities.com) maka anda dapat mengisi ACTION dengan "/cgi-bin/homestead/mail.pl?member_name" ini adalah alamat tempat memproses form dari website anda, dan hasilnya akan dikirim ke email anda di yahoo!. Ganti member_name dengan nama member pada geocities atau Yahoo! anda. dan inget ! pilih post sebagai METHOD - nya.
Selanjutnya tinggal memasukkan perangkat masukkan dari pengunjung website kita yang akan dijelaskan di pelajaran-pelajaran yang ada di bawah ini .. Selamat Belajar Terus!!
Tag INPUT
Tag ini tak memerlukan tag penutup. Digunakan untuk meminta masukkan berupa text, password, penekanan tombol, dll.
Atribut yang dipake :
NAME="text" => mendefinisikan objek input. Musti di berikan kecuali untuk type Submit dan reset.
SIZE="angka" => menentukan panjang kotak input dalam karakter
MAXLENGTH="angka" => menentukan panjang karakter maksimum yang bisa dimasukkan.
VALUE="text" => untuk type text menentukan text yang tertulis di kotak input, untuk type checkbox atau radio merupakan nilai item yang dipilih. Untuk submit atau reset merupakan tulisan pada tombol
CHECKED => Hanya untuk type checkbox dan radio untuk menentukan pilihan yang terpilih secara otomatis (default)
TYPE => menentukan type input yang dibuat
Type input yang dapat dibuat antara lain :
- Text - digunakan untuk membuat kotak masukan text
- Password - digunakan untuk membuat masukan password dimana karakter yang dimasukkan akan berubah menjadi *
- CheckBox - digunakan untuk menerima masukkan pilihan lebih dari satu
item 1
item 2
item 3
- Radio - untuk membuat daftar pilihan dan hanya boleh memilih salah satu.
item 1
item 2
item 3
- Reset - Digunakan untuk menghapus daftar isian yang udah diisi oleh pengguna
- Submit - digunakan sebagai tombol untuk mulai memproses masukkan pengunjung
Inputan tersebut diletakkan diantara Tag <FORM> dan </FORM>.
Menu Dropdown
Menu dropdown bisa menjadi alternatif penggunaan input radio. Bayangin kalo pilihan yang ada jumlahnya puluhan bahkan ratusan seperti nama negara atau nama kota, maka berapa panjang halaman website kamoe. Nah, biar ringkas, gunakan menu ini. Tag yang diperlukan :
<SELECT NAME="nama">
<OPTION VALUE="nilai1" SELECTED>menu1
<OPTION VALUE="nilai2">menu2
<OPTION VALUE="nilai3">menu3
<!--dan seterusnya...-->
</SELECT>
nama adalah nama objek masukan. Bisa apa aja tapi ingat jangan menggunakan spasi, titik, atau koma.
VALUE adalah nilai yang akan dikirim bila pengunjung memilih menu1.
SELECTED adalah menu yang terpilih secara otomatis. Bila atribut ini tak dicantumkan, maka akan ditambahkan satu baris kosong dan bila pengunjung memilihnya maka berarti null atau tak memilih.
Ada satu atribut lagi yaitu Size yang ditempatkan dalam tag SELECT. Berguna untuk menentukan berapa baris menu yang ingin ditampilkan. Bila atribut ini tak dicantumkan, maka default baris yang dicantumkan adalah satu baris.
Script diatas akan menghasilkan menu berikut :
Oke, kurasa itu dulu deh !
Mengirim data rahasia
Suatu saat mungkin anda perlu mengirimkan data secara rahasia tanpa sepengetahuan pengunjung. Misalnya : alamat web site tempat ia mengisi formulir. Atau kode data yang udah di tentukan dan ingin dikirimkan bersamaan dengan isian dari pengunjung. Maka tag yang digunakan :
<INPUT TYPE="hidden" NAME="nama" VALUE="nilai">
Misalkan kita akan mengirim alamat website tempat pengunjung mengisi formulir. Maka tag yang perlu di masukkan :
<INPUT TYPE="hidden" NAME="website" VALUE="http://gudanginfo.web.id">
Maka bersamaan dengan isian yang dikirimkan pengunjung, akan terkirim pula kode rahasia itu. Ingat! tag ini takkan ditampilkan di halaman browser, jadi disini takkan di uji cobakan.
Input Komentar
Terkadang pengunjung ingin memberi komentar baik itu kritik, saran, hujatan, pujian, dll. Sebagai tuan rumah yang baik, kamoe kudu ngasih ruang buat mereka. Gunain aja tag berikut :
<TEXTAREA COLS="angka" ROWS="angka">...</TEXTAREA>
COLS - lebar text area dalam satuan karakter.
ROWS - tinggi text area dalam satuan karakter.
titik-titik bisa dihilangkan atau diganti kata-kata yang akan muncul secara otomatis saat pengunjung mengunjungi halaman web site kita.
Perhatiin contoh ini :
<FORM>
Isi komentar anda
<TEXTAREA COLS="35" ROWS="7">
Komentar default disini
</TEXTAREA>
</FORM>
Dan hasilnya :
Isi komentar anda
Komentar default disini
Oke kaan ??
Karakter Khusus
Kita telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol Enter. Disamping itu, browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun tombol Tab. Nah, bagaimana caranya membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan spasi dalam kode-kode HTML diganti tulisan seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:
| <HTML><BODY> kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan<br>kata-kata ini diantarai lima spasi </HTML></BODY> |
Bila dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:
| Kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan kata-kata ini diantarai lima spasi |
Disamping notasi untuk pembuatan spasi ( ) ada lagi sejumlah notasi khusus untuk penulisan karakter-karakter tertentu. Karakter-karakter ini harus dituliskan dengan notasi khusus mengingat karakter-karakter ini dipakai juga sebagai kode-kode tag atau karena memang tidak dijumpai dalam karakter teks ASCII. Berikut beberapa diantaranya:
| Karakter | Keterangan | Notasi |
| < | kurung runcing buka | < |
| > | kurung runcing tutup | > |
| & | dan | & |
| " | tanda petik ganda | " |
| + | tanda plus minus | ± |
| © | hak cipta atau copyright | © |
| ® | terdaftar atau registered | ® |
Misalnya kita akan membuat tulisan seperti ini:
| Tip & Trik ini disajikan untuk para "pemula". Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©. |
Beginilah cara penulisannya dengan bahasa HTML:
| <HTML><BODY> Tip & Trik ini disajikan untuk para "pemula". Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©. <br><harap maklum>. </HTML></BODY> |
Indentasi
Disamping mengatur perataan, kita pun bisa mengatur posisi baris-baris paragraf dari margin (tepi halaman). Ada tiga macam bentuk indentasi paragraf. Pertama, baris pertamanya saja yang agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag <DD>. Contoh:
<HTML>
<BODY>
<DD>Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat
yang
mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf
lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong.
Namun biasa pula
paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak
masuk ke
dalam.</DD>
</BODY>
</HTML>
Beginilah hasilnya bila dibuka dalam browser:
Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun biasa pula paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke dalam.
Kedua, membuat paragraf yang semua barisnya agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag <BLOCKQUOTE> yang mengapit paragraf-paragraf yang hendak kita jadikan masuk ke dalam.
<HTML><BODY>
Ini adalah paragraf normal
<BLOCKQUOTE>
<P>Ini paragraf
yang agak masuk ke dalam.
<P align="justify">Ini juga contoh paragraf
yang agak masuk ke dalam.
Dengan kalimat yang agak panjang,
kita lihat bahwa <b>semua baris</b> dalam paragraf
ini letaknya agak
masuk ke dalam. <i>Sama rata sama jauhnya</i>.
</BLOCKQUOTE>
<P>Nah, paragraf ini
kembali normal, karena tag <i>blockquote</i>
sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?
</BODY></HTML>
Beginilah tampilannya dalam browser:
Ini adalah paragraf normal
Ini paragraf yang agak masuk ke dalam.
Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa semua baris dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. Sama rata sama jauhnya.
Nah, paragraf ini kembali normal, karena tag blockquote sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?
Ketiga, membuat paragraf dalam susunan daftar definisi (definition list). Daftar definisi ialah susunan paragraf yang berselang-seling antara paragraf normal yang merupakan kalimat yang hendak dijelaskan dengan paragraf yang agak masuk ke dalam yang merupakan penjelasan atau definisi dari kalimat di atasnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh daftar definisi:
Daftar Istilah Penting:
Internet
Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.
HTTP
Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah. Nah, paragraf ini kembali normal.
Untuk membuat daftar definisi semacam di atas digunakan tiga macam tag yaitu :
1. <DL> yang menandai dimulai atau diakhirinya daftar definisi,
2. <DT> yang menandai paragraf normal (yang dijelaskan) dan
3. <DD> yang menandai paragraf yang agak masuk ke dalam (yang menjelaskan paragraf di atasnya).
Untuk contoh di atas beginilah kode sumbernya:
<DL>
<DT><B>Internet</b></DT>
<DD>Singkatan dari
<i>interconnection network</i>
atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer
global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia
karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada
di dunia.</DD>
<DT><b>HTTP</B></DT>
<DD>Singkatan dari <i>Hypertext
Transfer Protocol</i>
adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi
antar server
komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain
dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher,
FTP.</DD>
</DL>
Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah. Nah, paragraf
ini kembali
normal.
Link atau Kaitan
Sekarang kita akan belajar membuat link yang merupakan ciri khas dari dokumen web. Link adalah sebuah teks atau gambar yang bila di-klik akan membawa anda ke bagian lain dari dokumen web. Sebuah link biasanya ditandai dengan teks warna biru bergaris bawah atau pointer mouse yang berubah menjadi telunjuk tangan. Untuk membuat sebuah teks atau gambar menjadi sebuah link, kita lakukan dengan mengapitnya dengan tag pembuka <A HREF> dan tag penutup </A>. Jadi rumusnya kira-kira sebagai berikut:
<A href="/lokasi_tujuan">link</A>.
Contoh link yang menuju ke situs lain: hidayatullah online.
Inilah kode sumbernya:
| <A href="http://www.hidayatullah.com">hidayatullah online</A> |
Berdasarkan lokasi tujuannya, link dapat dibedakan atas:
- Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari sebuah situs
- Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang sama
- Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang lain
- Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang sama.
- Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang berbeda
- Link yang mengarah ke sebuah file yang dapat ditampilkan dalam browser, misalnya file image (gambar) atau animasi seperti GIF, JPG, BMP dan sebagainya.
- Link yang mengarah ke sebuah file tertentu yang tidak bisa ditampilkan atau dijalankan dalam browser misalnya: file program (EXE), file kompresi (ZIP), file audio (seperti MP3, RM), file video, dan lain-lain. Bila link semacam ini diklik, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah anda akan menyimpan (save) file itu dalam hardisk atau menjalankannya dengan program yang sesuai. Proses pengambilan dan penyimpanan file semacam inilah yang dinamakan download.
- Link yang mengarah ke alamat email. Bila link ini diklik akan membuka jendela pengiriman email dari program email yang terinstall pada komputer user (misalnya Microsoft Outlook). Pada kotak tujuan email (To:) sudah tercantum alamat email tujuan.
Untuk setiap jenis link di atas, yang penting untuk diketahui adalah cara penulisan alamat atau lokasi (URL) dari situs atau file yang dituju oleh link itu. Lokasi ini ditulis diantara tanda kutip sesudah atribut href=. Ketentuannya sebagai berikut:
- Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari situs lain, cukup dituliskan alamat URL dari website tersebut, misalnya: href="http://www.situs.com".
- Link yang menuju ke halaman lain dalam situs lain, maka harus kita tuliskan alamat URL dan lokasi filenya.
Misalnya: href="http://www.situs.com/sini/situ.htm". - Link yang menuju ke halaman lain dalam situs yang sama, maka cukup dituliskan lokasi filenya, tanpa menuliskan alamat URL situs itu. Dalam hal ini ada beberapa kemungkinan:
a) Bila file tersebut berlokasi pada folder yang sama dengan file dari link tersebut maka cukup dituliskan nama filenya, misalnya: href="/freeware1.htm".
b) Bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di bawah folder yang ditempati oleh link tersebut, maka harus dituliskan nama foldernya. Misalnya: href="/javascript/js001.htm".
c) Sedangkan bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di atas folder yang ditempati oleh file dari link tersebut maka dituliskan seperti berikut: href="/rainbow.gif".
d) Bila file tersebut letaknya dua tingkat di atas maka dituliskan dua kali titik dua seperti ini: href="/rainbow.gif" dan seterusnya. - Untuk membuat link yang menuju ke bagian tertentu dari sebuah halaman web, sebelumnya kita harus memberi nama pada tempat/lokasi yang akan dituju itu dengan mencantumkan tag <a name="bagian"></a> pada baris yang akan dituju itu. Setelah itu barulah kita bisa membuat link yang menuju ke bagian tersebut. Dalam hal ini ada dua kemungkinan.
a) Bila tempat yang dituju itu terdapat dalam halaman yang sama dengan link tersebut maka cukup dituliskan nama lokasi yang dituju itu. Misalnya: href=#bagian.
b) Bila tempat yang dituju itu terletak pada halaman yang lain maka harus dituliskan nama file dari halaman itu baru nama tempatnya. Misalnya: href="/lain.htm#bagian". - Link yang mengarah ke sebuah file yang bukan file HTML misalnya file program, audio, image, dan lain-lain cara penulisannya sama saja caranya dengan file HTML seperti pada point 1, 2 dan 3 di atas.
- Link yang berisi alamat email dituliskan seperti berikut: href="mailto: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ".
Telah kita ketahui bahwa bila sebuah link diklik maka browser akan menampilkan halaman yang dituju oleh link tersebut. Cara browser memunculkan halaman tujuan ini ada dua macam.
- Ditampilkan pada jendela yang sama. Artinya, halaman tempat link itu akan digantikan oleh halaman yang dituju oleh link tersebut. Ini merupakan cara pemunculan default.
- Ditampilkan pada jendela yang lain. Artinya, akan muncul jendela baru yang menampilkan halaman yang dituju. Untuk membuat link semacam ini, kita harus menambahkan atribut TARGET="_blank" dalam tag <A HREF>. Contoh: <a href="/webpage.htm" target="_blank">.
Sekian pelajaran tentang link. Agar anda lebih mengerti cara pembuatan macam-macam link tersebut, selanjutnya anda dapat berlatih membuat beberapa halaman web dengan sejumlah link di dalamnya.
Cara Membuat Tabel
Pelajaran berikut ini sangat penting, terutama jika kamu ingin membuat suatu website yang menarik dengan berbagai fasilitas. Kebanyakan website dibuat dengan berbentuk tabel-tabel. Bahkan menggabungkan antara satu tabel dengan tabel yang lain. Tabel memungkinkan kita membuat kolom2. Misalnya kita akan membuat suatu website dengan tampilan seperti ini :
| HEADER | ||
| DAFTAR MENU |
|
|
|
|
| |
Nah, untuk membuat tampilan website seperti diatas, kita gunakan tag <TABLE> beserta tag2 lain untuk membentuk baris dan kolom. Berikut tag2 yang dipergunakan untuk membentuk suatu tabel :
<TABLE></TABLE> - adalah tag awal, penanda awal dan akhir suatu tabel.
<TR></TR> - adalah tag yang menandakan suatu baris dalam tabel
<TD></TD> - adalah tag yang akan membagi baris menjadi beberapa kolom.
Masing-masing tag memiliki atribut sebagai berikut :
bgcolor - atribut untuk menentukan warna latar belakang
background - atribut untuk menentukan gambar yang akan menjadi latar belakang tabel / kolom
width - atribut untuk menentukan lebar
height - atribut untuk menentukan tinggi
align - mengatur perataan horizontal
valign - mengatur perataan vertikal
border - atribut untuk menentukan lebar bingkai tabel
cellspacing - atribut untuk menentukan jarak antar kolom
cellpadding - atribut untuk menentukan jarak antara isi dengan tepi kolom
colspan - menentukan berapa kolom yang akan digabung
rowspan - menentukan berapa baris yang akan digabung
Dan sekarang, mari kita coba mempraktekkannya satu persatu :
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> BELAJAR TABEL</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<TABLE WIDTH="80%" BORDER="1">
<TR>
<TD>Ini kolom pertama</TD>
<TD>Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR>
<TD>Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD>Ini kolom kedua baris
kedua</TD>
</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
Sekarang kita lihat bagaimana hasilnya jika kita jalankan di browser :
| Ini kolom pertama | Ini kolom kedua |
| Ini kolom pertama baris kedua | Ini kolom kedua baris kedua |
Seperti kita lihat, dengan fungsi width, maka kita telah membuat suatu tabel dengan lebar hanya 80% lebar layar. Dengan source yang sama kita akan mencoba mewarnai kolom pertama dengan warna hijau dan kolom kedua kita beri background gambar. Sehingga hasilnya seperti berikut :
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH="80%"
BORDER="1">
<TR>
<TD bgcolor="#009900">Ini kolom pertama</TD>
<TD background="background.gif">Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR>
<TD>Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD>Ini kolom kedua baris kedua</TD>
</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
Maka hasilnya adalah seperti ini :
| Ini kolom pertama | Ini kolom kedua |
| Ini kolom pertama baris kedua | Ini kolom kedua baris kedua |
Sekarang kita akan mencoba 4 atribut sekaligus yaitu width, height, align dan valign. Kolom pertama kita buat lebarnya 70%, sedangkan kolom kedua cukup 30% saja. Selanjutnya tinggi baris kedua kita buat 200. Untuk perataan, kita akan buat kolom pertama baris kedua rata atas dan kolom kedua baris kedua rata kanan. Sehingga sourcenya seperti ini :
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH="80%" BORDER="1">
<TR>
<TD bgcolor="#009900" width="70%">
Ini kolom pertama</TD>
<TD background="background.gif" width="30%">
Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR height="200">
<TD valign="top">Ini kolom pertama baris kedua</TD>
<TD align="right">Ini kolom kedua baris kedua</TD>
</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
Perhatikan huruf-huruf yang dicetak tebal dan merah, itu adalah atribut2 baru yang saya tambahkan. Dengan penambahan tersebut, maka di browser akan terlihat sebagai berikut:
| Ini kolom pertama | Ini kolom kedua |
| Ini kolom pertama baris kedua | Ini kolom kedua baris kedua |
Berikutnya, kita akan mencoba atribut Cellpadding dan cellspacing. Agar kamu tahu bedanya, maka kita akan membuat tabel yang memakai cellpadding dulu. Perhatikan tabel diatas barusan, dan kita akan menambahnya lagi dengan atribut cellpadding
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH="80%" BORDER="1" CELLPADDING="5">
<TR>
<TD
bgcolor="#009900" width="70%">
Ini kolom pertama</TD>
<TD
background="background.gif" width="30%">
Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR height="200">
<TD valign="top">Ini kolom pertama baris
kedua</TD>
<TD align="right">Ini kolom kedua baris kedua</TD>
</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
Berikut ini hasilnya :
| Ini kolom pertama | Ini kolom kedua |
| Ini kolom pertama baris kedua | Ini kolom kedua baris kedua |
Tahu kan bedanya? Ya, textnya menjauh dari tepi kolom. Itulah manfaat dari cellpadding, memberi jarak antara text dengan tepi kolom. Lalu apa gunanya cellspacing? Mari kita lihat contoh berikut :
<HTML>
<BODY>
<TABLE WIDTH="80%" BORDER="1" CELLSPACING="5">
<TR>
<TD
bgcolor="#009900" width="70%">
Ini kolom pertama</TD>
<TD
background="background.gif" width="30%">
Ini kolom kedua</TD>
</TR>
<TR height="200">
<TD valign="top">Ini kolom pertama baris
kedua</TD>
<TD align="right">Ini kolom kedua baris kedua</TD>
</TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>
Saya gunakan source yang sama dengan sebelumnya, hanya saja sekarang menggunakan cellspacing. Maka hasilnya adalah sebagai berikut :
| Ini kolom pertama | Ini kolom kedua |
| Ini kolom pertama baris kedua | Ini kolom kedackground="background.gif" width="30%"> Ini kolom kedua |
| Ini kolom kedua baris kedua |
|
Nah, sekarang tugas anda adalah membuat tabel seperti contoh pertama kali yaitu seperti ini :
| HEADER | ||
| DAFTAR MENU |
|
|
|
|
| |
Selamat Mencoba !!
Keterangan Situs (META)
Kita dapat menempatkan keterangan-keterangan umum soal situs kita di antara tag <HEAD> dan </HEAD>. Keterangan-keterangan tersebut di deklarasikan dengan menggunakan tag <META>. Tag-tag keterangan pada meta ini nantinya bakalan di baca oleh Search Engine bila kita mendaftarkan situs kita pada Database mereka.
Oke, sekarang kita lihat informasi apa aja yang bisa kita masukkan :
<HTML>
<HEAD> <META NAME="Author" Value="RZAL"> <META NAME="KeyWords" Value="belajar website"> <META NAME="Description" Value="Belajar website Gratis ! Cara baru pintar komputer tanpa biaya"> <TITLE>Belajar website GRATIS</TITLE> </HEAD> <BODY> </BODY> </HTML>
Pertama kita jelasin siapa pembuat situs ini (Author). Pada script diatas adalah Rizal
Lalu KeyWords yaitu kata kunci. Jadi kalo ada seseorang yang menggunakan Search Engine lalu mengetikkan kata-kata yang kita masukkan diatas, maka link ke situs kita bakalan ditampilkan di Search Engine tersebut.
Discription adalah info singkat seputar web site kita.
Perlu diingat, bahwa tak semua Search Engine membaca META Tag kita. Terkadang mereka mengambil paragraph pertama website kita, karena itu usahakan awal-awal paragraph yang kita buat menceritakan website kita.
TITLE digunakan untuk menamai halaman web site dan nanti text Title ini bakalan ditempatkan di pojok kiri atas browser.
Namun perlu diingat, bahwa informasi pada Meta Tag ini, bukanlah segala-galanya. Karena Search Engine saat ini tak hanya memperhatikan informasi dari Meta Tag. Kebanyaknya search engine justru mengambil informasi dari tag TITLE, H1..H4, Kata-kata yang di bold dan juga link-link yang ada.
Meskipun begitu, hendaknya kita tetap perlu untuk memuat Meta tag ini, karena website-website directory, atau beberapa search engine yang masih menggunakan metode lama akan membutuhkannya.
Membuat garis pembatas
Ada saatnya kita perlu membagi halaman web site kita dengan sebuah garis, ada banyak cara and yang paling sederhana dengan menyisipkan tag <HR>, cukup dengan tag itu sebuah garis akan muncul seperti ini :
Tag ini punya atribut sbb :
WIDTH="angka" => untuk menentukan lebar garis dalam satuan pixel / persen
ALIGN="left|right|center" => menentukan perataan garis
SIZE="angka" => menentukan ukuran ketebalan garis.
NOSHADE => menghilangkan bayangan
Dengan menggunakan baris ini, artikel di website akan terlihat lebih rapi dan terkesan tak terlalu panjang.
-
|125.164.234.xxx |2009-12-22 00:55:12 Teguh - Thank UTerima kasih Tutorial HTML ini lebih lengkap dari pada lainnya dan sangat membantu bagi Newbie, oh ya sekalian nanya pak kalo dalam penomoran misalnya 1. ada banya kalimat baris kedua bila di rata kiri kanan kok urut angka satu harusnya kan urut setelah angka satu gmana setting pak..
-
Lengkap sekali master........
Terima kasih banyak. Izin copy page ini ya. Maklum, newbie, hehehe
Salam kenal!!






